Wadah partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di tingkat kelurahan.
Lembaga ini berperan sebagai mata dan telinga masyarakat untuk mendeteksi secara dini potensi gangguan keamanan, ketertiban, atau konflik sosial di wilayah kelurahan.
Total Anggota:
7
Lembaga kemasyarakatan resmi yang berfungsi sebagai wadah aspirasi warga serta mitra Lurah dalam menyusun dan melaksanakan pembangunan di tingkat kelurahan.
Total Anggota:
7
Lembaga kemasyarakatan tingkat kelurahan yang menjadi penghubung antara pemerintah kelurahan dan masyarakat di lingkungan beberapa RT (Rukun Tetangga).
Total Anggota:
7
Organisasi masyarakat yang berada di bawah RW (Rukun Warga) dan berfungsi untuk membantu pelaksanaan urusan pemerintahan, pelayanan masyarakat, serta menjaga ketertiban dan kebersamaan di lingkungan kecil (biasanya satu blok atau beberapa rumah).
Total Anggota:
82
Lembaga kemasyarakatan yang berperan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui berbagai kegiatan sosial, ekonomi, dan pendidikan masyarakat.
Total Anggota:
12
Petugas atau kader masyarakat yang bertugas memantau, mencegah, dan mengendalikan jentik nyamuk Aedes aegypti, penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Total Anggota:
89
Dasawisma berasal dari kata "Dasa" (sepuluh) dan "Wisma" (rumah). Artinya, Dasawisma adalah kelompok kecil dari rumah tangga yang bergotong royong menjalankan kegiatan sosial, ekonomi, dan lingkungan di bawah pembinaan PKK.
Total Anggota:
613
(Pos Pelayanan Terpadu untuk Balita)
Kegiatan pelayanan kesehatan yang ditujukan bagi anak usia di bawah lima tahun (balita).
Total Posyandu:
36
(Pos Pelayanan Terpadu Lanjut Usia)
Pelayanan kesehatan bagi warga lanjut usia (60 tahun ke atas).
Total Posyandu:
7
Lembaga Pemerintahan: 4 (RW, RT, LMK, FKDM)
Lembaga Sosial & Kesehatan: 5 (PKK, Jumantik, Dasawisma, Posyandu Balita, Posyandu Lansia)
Total Organisasi
10
Total Anggota Aktif
1,000+